"Saya berharap semua orang yang menilai negatif bisa membangkitkan kecintaan terhadap estetika atas posting-an saya dan Anda akan melihat keindahan luar biasa di dalamnya," tutur Kafelnikova.
Dia juga mengaku telah memberikan kontribusi melalui program amal terhadap hewan dan penduduk setempat di Bali tempat pemotretan.
Meski demikian Kafelnikova membela diri atas komentar dirinya melakukan tindakan yang vulgar.
“Sangat disayangkan bahwa orang melihat ini sebagai vulgar dan bukan sebagai keindahan dan kecintaan terhadap alam. Saya suka binatang, saya suka gajah. Saya sangat mencintai Bali," ucapnya.
Sebelumnya posting-an kafelnikova mengundang amarah netizen.
"Gajah malang. Apakah Anda tidak malu berbaring telanjang di atas gajah. Ini makhluk hidup. Uang menutupi segalanya," demikian salah satu komentar di Instagram.