Penganugerahan penghargaan berlangsung di Bestepe National Congress and Culture Center, Ankara. Acara diawali dengan pidato dari Presiden Erdogan yang menyampaikan apresiasi kepada tim SAR dan misi kemanusiaan asing yang telah membantu para korban gempa Turki.
Erdogan juga mengapresiasi ketulusan tim SAR dan misi kemanusiaan asing yang telah berkorban dan terus mendukung Turki pada masa-masa sulit pascagempa.
“Bangsa Turki selalu menjadi salah satu yang pertama hadir saat Indonesia membutuhkan sejak masa sebelum kemerdekaan hingga bencana tsunami Aceh, gempa Palu, hingga wabah Covid-19 varian delta,” ujar Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal.
“Adalah sebuah kebahagiaan bagi Indonesia untuk bisa hadir ketika Turki membutuhkan bantuan saudaranya pasca gempa bumi Februari lalu,” ucapnya.
Sebagai tanggapan atas gempa Turki, Pemerintah Indonesia telah mengirimkan tim SAR dan tim medis kedaruratan, serta mendirikan rumah sakit lapangan. Indonesia juga mengirimkan bantuan logistik kemanusiaan termasuk 59 kontainer bahan makanan, serta pengerahan angkutan logistik darurat Hercules C-130 TNI AU selama sebulan lebih.
Bagi Indonesia, misi kemanusiaan di Turki menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.