Indonesia Sesalkan Palestina Gagal Lagi Jadi Anggota Penuh PBB gegara Veto AS

Anton Suhartono
Palestina kembali gagal menjadi anggota penuh di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setelah Amerika Serikat (AS) memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB, Kamis (18/4/2024). (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Palestina kembali gagal menjadi anggota penuh di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setelah Amerika Serikat (AS) memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB, Kamis (18/4/2024). Dengan demikian, Palestina masih berstatus negara pengamat non-anggota.

Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan pernyataan resmi merespons kegagalan Palestina menjadi anggota penuh di PBB. Kegagalan ini sangat disesalkan. 

"Indonesia sangat menyesalkan kegagalan DK PBB untuk kesekian kalinya dalam mengesahkan resolusi mengenai keanggotaan penuh Palestina di PBB dikarenakan veto oleh salah satu Anggota Tetap DK PBB," demikian pernyataan Kemlu RI, dikutip dari akun resmi X, Jumat (19/4/2024).

Kemlu menyebutkan, kemajuan menuju keanggotaan penuh Palestina tersendat sejak Palestina memperoleh status negara pengamat PBB pada tahun 2012 meskipun mendapat dukungan penuh dari mayoritas negara anggota PBB.

"Veto ini sekali lagi mengkhianati aspirasi bersama untuk menciptakan perdamaian jangka panjang di Timur Tengah."

Indonesia menegaskan kembali dukungannya terhadap keanggotaan penuh Palestina di PBB. Dengan demikian, Palestina mendapat kedudukan kedudukan yang patut di antara negara-negara dan kedudukan yang setara.

"Indonesia menegaskan kembali dukungannya terhadap keanggotaan penuh Palestina di PBB, yang akan memberikan Palestina kedudukan yang patut di antara negara-negara dan kedudukan yang setara dalam proses perdamaian menuju pencapaian solusi dua negara," tulis Kemlu.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Kemlu Sebut Pemulangan 9 WNI dari Turki Masih Menunggu Pemeriksaan Kesehatan

Internasional
2 jam lalu

Trump: Episode Perang Iran Segera Berakhir!

Internasional
3 jam lalu

Fakta-Fakta Penyiksaan Israel terhadap Aktivis GSF: Disetrum hingga Pelecehan Seksual

Internasional
3 jam lalu

Kapal Induk AS USS Nimitz Siaga Dekat Kuba, Trump: Kita Ingin Bantu Mereka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal