Indonesia Dinilai Perlu Tanggapi Kunjungan Pelosi ke Taiwan, Ini Alasannya

Antara
Ketua DPR AS Nancy Pelosi (kiri) dan Presiden Taiwan Tsai Ing Wen melambaikan tangan ke arah publik saat kunjungan Pelosi di Taipei, Rabu (3/8/2022). (Foto: Reuters)

Di satu sisi, AS mengecam langkah Rusia yang mengakui Luhantsk dan Donetsk, yang memisahkan diri dari Ukraina. Namun, di sisi lain, Washington DC seolah mendukung Taiwan untuk memisahkan diri dari China dengan kunjungan Pelosi ke Taipei. Padahal, AS telah sepakat dengan kebijakan “Satu China” yang diterapkan Beijing.

Terakhir, kunjungan Pelosi dapat bisa mendorong China bersekutu dengan Rusia untuk melawan kebijakan luar negeri AS yang provokatif. “Konsekuensinya, keamanan dunia akan terpengaruh. Bahkan perang di Ukraina akan berlangsung lebih lama lagi, termasuk penderitaan rakyat Ukraina,” kata Hikmahanto.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Trump: Kapal-Kapal Perang AS Siaga di Sekitar Iran sampai Kesepakatan Damai Tercapai

Internasional
6 jam lalu

China Tutup Langit 40 Hari hingga Mei 2026, Alasannya Mengejutkan!

Internasional
9 jam lalu

Antara Gencatan Senjata dan Ilusi Perdamaian: Membaca Realitas Kesepakatan AS-Iran

Internasional
10 jam lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal Lintasi Selat Hormuz: Banyak Ranjau!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal