India Usir Puluhan Staf Diplomatik Kanada, Diberi Waktu 5 Hari

Muhammad Fida Ul Haq
India usir puluhan staf diplomatik Kanada (Foto: Reuters)

Juru Bicara Kementerian Hubungan Luar Negeri India, Arindam Bagchi, mengatakan permintaan India untuk mengurangi diplomat Kanada muncul awal pekan ini.

Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau meminta India untuk bekerja sama dan terbuka dalam penyelidikan pembunuhan pemimpin Sikh di British Columbia. Dia mengatakan punya bukti kuat soal keterlibatan India.

Trudeau menduga agen pemerintah India terlibat pembunuhan Hardeep Singh Nijjar. Nijjar, merupakan tokoh separatis yang menjadi buronan di India.

"Tidak ada keraguan bahwa India adalah negara yang semakin penting dan negara yang perlu kita terus bekerja sama dengannya," kata Trudeau pada 22 September.

Namun, Trudeau menegaskan Nijjar merupakan warga negara Kanada. Dia akan menegakkan keadilan bagi warganya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

Nasional
19 jam lalu

Kemlu Negosiasi Langsung dengan Perompak Somalia untuk Bebaskan 4 WNI yang Disandera

Soccer
2 hari lalu

Piala Dunia 2026 Tak Tayang di 1 Negara Besar, FIFA Panik Kehilangan 1 Miliar Penonton

Internasional
4 hari lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal