India Murka PM Narendra Modi Disebut Fasis oleh Google Gemini

Anton Suhartono
Perdana Menteri India disebut fasis oleh Google Gemini lantaran ideologi partainya yang berhaluan garis kanan radikal dan mengusung ekstremisme Hindu. (Foto: Reuters)

Dalam tanggapannya Google menjelaskan berupaya memperbaiki permasalahan ini. Hanya saja perusahaan raksasa mesin pencarian itu menilai platform chatbotnya tak selalu bisa memberikan jawaban ideal. 

“Kami bekerja cepat untuk mengatasi masalah ini,” bunyi pernyataan Google, seraya menjelaskan Gemini dibangun sebagai sarana kreativitas dan produktivitas serta tidak bisa selalu diandalkan mendapat jawaban yang ideal. 

Chandrasekhar kemudian menanggapi respons itu dengan mengatakan, alasan Google bahwa plaftorm AI Google tidak selalu dapat diandalkan tak berarti bisa luput dari UU tersebut. 

Dia juga menyerukan kepada warga India untuk tidak bereksperimen dengan platform dan algoritma yang tidak bisa diandalkan. 

India mendukung penggunaan plaftorm AI karena bisa meringankan pekerjaan seperti di bidang kesehatan, pertanian, dan pendidikan. Seiring dengan itu pemerintah juga proaktif membuat kebijakan untuk mengendalikan dampak dari penggunaan teknologi baru tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi

57 tahun lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

57 tahun lalu

Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar

57 tahun lalu

Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal