Unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai, namun diwarnai kekerasan pekan lalu ketika beberapa orang membawa traktor ke jantung ibu kota hingga memicu bentrok dengan polisi.
Sejak kericuhan itu, polisi mendirikan barikade di tiga lokasi unjuk rasa utama serta memblokir akses internet di beberapa daerah.
Para petani menilai langkah pemerintah mereformasi pertanian memungkinkan para pengecer besar membeli langsung produk dari petani. Ini bisa merusak harga hasil tanaman jangka panjang dan rentan atas permainan bisnis besar.
Sementara pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi menilai, reformasi justru menguntungkan petani dan menarik investasi ke sektor yang menghasilkan hampir 15 persen dari perekonomian India yakni senilai 2,9 triliun dolar AS. Langkah itu juga diklaim membuka lapangan kerja.