India Klaim Tentaranya Dimutilasi setelah Dibunuh Pasukan China di Lembah Galwan

Ahmad Islamy Jamil
Tentara India mengantarkan jenazah salah satu rekan mereka, Kolonel Santosh Babu, dengan truk Kamis (18/6/2020). Babu gugur dalam bentrokan dengan pasukan China di Lembah Galwan, Senin (15/6/2020) lalu. (Foto: AFP)

Bentrokan antara tentara India pasukan China yang meletus pada Senin lalu adalah perkelahian kecil yang berubah menjadi pertempuran skala penuh di atas garis punggungan di atas Sungai Galwan. Banyak orang dilaporkan tewas setelah terjun ke perairan gletser yang sangat dingin di bawah lembah itu.

“Mereka (tentara) meluncur dengan cepat (ke sungai geltser) seperti benda yang jatuh bebas,” kata salah satu sumber kepada AFP.

Pemeriksaan postmortem pada sejumlah jenazah tentara India menunjukkan bahwa alasan utama kematian mereka adalah karena tenggelam. “Dan sepertinya mereka jatuh dari ketinggian ke dalam air karena cedera kepala,” kata seorang pejabat kepada AFP.

Di antara yang tewas adalah Kolonel B Santosh Babu, Komandan 16 resimen Bihar. Sebelum kematiannya, sang kolonel sempat pergi ke seberang perbatasan untuk bertemu dengan komandan Tentara Tiongkok. Dia berniat untuk berunding dan membahas bersama upaya untuk mengakhiri ketegangan kedua belah pihak belakangan ini.

Akan tetapi, pria berusia 37 tahun itu malah terluka parah bersama seorang prajurit lainnya ketika pasukan komunis China mengambil batang besi dan melemparkan batu yang terbungkus kawat berduri di ke arah dua prajurit India itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
23 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
24 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
2 hari lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal