Imam Besar Al Azhar Sebut Poligami Ketidakadilan bagi Perempuan

Nathania Riris Michico
Tayeb menjadi imam besar Al Azhar sejak 2010. (FOTO: GETTY IMAGES)

KAIRO, iNews.id - Pernyataan Imam besar lembaga Islam terkemuka di Mesir, Al Azhar, yang menyebut poligami bisa menjadi "ketidakadilan bagi perempuan dan anak-anak", menuai perdebatan di negara itu.

Imam besar Al Azhar, Ahmed Al Tayeb, menyebut poligami acap kali dipraktikan karena pemahaman yang salah terhadap Al Quran.

Dia membuat pernyataan tersebut dalam program televisi mingguannya dan melalui akun Twitter-nya.

Setelah menuai perdebatan, Al Azhar mengklarifikasi bahwa sang imam tidak menyerukan pelarangan poligami. Dia menegaskan bahwa monogami merupakan keharusan dan poligami adalah pengecualian.

"Siapa pun yang menyebut bahwa pernikahan harus poligami adalah salah," kata dia, seperti dilaporkan BBC, Senin (4/3/2019).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh! Istri Pertama Hadiahkan Istri Muda untuk Suami di Hari Jadi Pernikahan ke-16

57 tahun lalu

Pencuri Apes, Jatuh dari Lantai 9 Apartemen hingga Tewas Usai Gasak Perhiasan Emas 

57 tahun lalu

Aparat Mesir Buru Syekh Ahmad Al Misry, Tersangka Pelecehan Seksual

57 tahun lalu

Polri: Syekh Ahmad Al Misry Diduga Sembunyikan Status Warga Negara Mesir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal