Ikuti Jejak UEA Normalisasi Hubungan, Iran Sebut Bahrain Teman Penjahat Israel

Anton Suhartono
Arif Budiwinarto
Keputusan Bahrain menormalisasi hubungan dengan Israel menuai kecaman keras dari Iran. Teheran menyebut Bahrain kini tak ubahnya rekan kriminal negara Yahudi itu. (foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id -Iran mengecam keras keputusan Bahrain menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel. Teheran menyebut Bahrain tak ubahhya rekan kriminal negara Yahudi itu.

Bahrain mengikuti jejak UEA yang lebih dulu menyepakati perdamaian dengan Israel yakni pada 13 Agustus lalu. Dia menjadi negara Arab keempat yang menormalisasi hubungan dengan Israel setelah Mesir, Yordania, dan UEA.

Pengumuman normalisasi hubungan diplomatik Bahrain-Israel pertama kali disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, lewat kicauan Twitter, Jumat (11/9) malam. Trump memastikan Israel dan Bahrain akan meneken perjanjian perdamaian.

"Terobosan bersejarah lainnya hari ini! Dua sahabat besar kita Israel dan Kerajaan Bahrain menyetujui kesepakatan perdamaian, negara Arab kedua yang berdamai dengan Israel dalam 30 hari," kata Trump, di akun Twitter-nya.

Bahrain setuju untuk menandatangani kesepakatan damai dengan Israel pada 15 September mendatang di Gedung Putih, di mana Uni Emirat Arab (UEA) juga akan menandatangani kesepakatan yang sama.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

57 tahun lalu

Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!

57 tahun lalu

Luncurkan Rudal dan Drone! Iran Gempur 8 Fasilitas Militer AS di Bahrain dan Kuwait

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal