Ibu Kota Eritrea Dihujani Roket dari Ethiopia, Pemimpin Tigray Bertanggung Jawab

Anton Suhartono
Front Pembebasan Rakyat Tigray, Ethiopia, mengaku bertanggung jawab atas serangan roket ke ibu kota Eritrea, Asmara (Foto: AFP)

Dia menambahkan, pasukannya juga memerangi 16 divisi pasukan Eritrea dalam beberapa hari terakhir.

TPLF menuduh Abiy meminta dukungan militer dari Eritrea, namun dibantah pemerintah Ethiopia.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari pemerintah Eritrea maupun Ethiopia terkait klaim tanggung jawab tersebut.

Ratusan orang tewas dalam konflik di negara terpadat kedua di Afrika itu, beberapa di antaranya menjadi korban pembantaian mengerikan yang didokumentasikan Amnesty International.

Ribuan orang melarikan diri dari pertempuran dan serangan udara di Tigray dengan menyeberang ke negara tetangga Sudan.

TPLF mendominasi politik Ethiopia selama hampir 30 tahun. Peperangan brutal terjadi di perbatasan dengan Eritrea pada 1998-2000 menewaskan puluhan ribu orang.

Abiy berkuasa pada 2018 dan memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian setahun kemudian atas jasanya memulai pemulihan hubungan dengan Eritrea.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

12 Tahun Nantikan Anak, Perempuan Ini Lahirkan Bayi Kembar 5

57 tahun lalu

Benda Bercahaya di Langit Lampung yang Viral di Medsos Bukan Meteor, Ini Alasannya!

57 tahun lalu

Viral Benda Bercahaya Melintas di Langit Lampung, Bukan Meteor tapi Sampah Antariksa!

57 tahun lalu

Gunung Hayli Gubbi Diperkirakan Akan Tidur Panjang Lagi Setelah Meletus Dahsyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal