Ibu Biadab! Jual Balitanya untuk Diperkosa hingga Tewas

Umaya Khusniah
ibu di AS tega menjual putrinya dan membiarkan dia diperkosa hingga tewas. (Foto: Daily Star)

NEW YORK, iNews.id - Seorang ibu di Amerika Serikat (AS) ditangkap polisi dengan dakwaan pembunuhan dan perdagangan manusia. Dia diduga menjual putri kecilnya, hingga korban ditemukan tewas di sebuah rumah kosong. 

Kristy Siple (35) diduga menjual Kamarie Holland (5). Korban ditemukan diperkosa dan dibunuh di sebuah rumah kosong kawasan Phoenix City, Alabama, Senin, 13 Desember lalu. 

Holland ditemukan tewas karena sesak napas. Dia juga diserang secara seksual sebelum ditemukan tewas. 

Siple ditangkap di Columbus, Georgia pada Selasa (14/12/2021) setelah dia membuat laporan palsu bahwa putrinya hilang pada dini hari. Kepada polisi, dia mengaku saat bangun tidur namun tak menemukan putrinya. Dia juga mengaku melihat pintu depan sedikit terbuka saat itu. 

Wanita itu didakwa dengan tiga tuduhan pembunuhan kejahatan dengan penculikan, sodomi dan pemerkosaan Kamarie. Dia juga didakwa terlibat perdagangan manusia tingkat pertama.

Selain Siple, ternyata ada seorang pria yang telah ditangkap dan terkait dengan kasus ini. Jeremy Williams (37) ditangkap polisi dua pekan sebelumnya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Iran: Tawaran Damai Trump Hanya Sandiwara untuk Tenangkan Pasar

Internasional
18 jam lalu

Ditarik dari Medan Perang Iran, Kapal Induk AS USS Gerald R Ford Ternyata Banyak Masalah

Internasional
19 jam lalu

Trump Sembunyikan Sosok Calon Potensial Pemimpin Iran Berikutnya, Takut Dibunuh

Internasional
19 jam lalu

Heboh, Wapres AS JD Vance Dilaporkan Cekcok dengan PM Netanyahu

Internasional
20 jam lalu

Trump Beri Sinyal Akan Gulingkan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal