Menurut Anwar, bantuan ini diberikan kepada seluruh warga, termasuk mereka yang mampu. Namun dia berharap kelompok yang memiliki kemampuan secara ekonomi tak menggunakan uang tersebut sehingga dana yang tidak terpakai sampai akhir tahun bisa didistribusikan kembali kepada kelompok rentan pada 2026.
Pengumuman Anwar ini disampaikan menjelang demonstrasi besar-besaran yang digelar kelompok oposisi Perikatan Nasional di Kuala Lumpur pada 26 Juli. Massa mendesak Anwar untuk mundur dari jabatannya terkait kenaikan biaya hidup dan kegagalan memenuhi janji reformasi.
“Saya mengakui adanya keluhan dan menerima bahwa biaya hidup tetap menjadi tantangan yang harus diatasi, meski kami telah mengumumkan berbagai langkah sejauh ini,” kata Anwar, seraya menambahkan pemerintah pada Kamis (24/7/2025) akan mengumumkan lebih banyak inisiatif untuk membantu kelompok miskin.
Polisi memperkirakan antara 10.000 hingga 15.000 orang akan mengikuti demonstrasi pada 26 Juli.