Hubungi Keluarga Pria Kulit Hitam yang Dibunuh Polisi, Trump: Peristiwa yang Mengerikan

Anton Suhartono
Pembunuhan pria kulit hitam George Floyd oleh polisi di Minneasota memicu demonstrasi di New York (Foto: AFP)

“Kita tidak bisa membiarkan situasi seperti terjadi di Minneapolis menjadi lebih jauh ke kekacauan dan tindakan anarkistis tanpa penegakan hukum. Saya bisa memahami sakitnya, saya mengerti sakitnya. Orang-orang benar-benar telah melalui banyak hal. Keluarga George berhak atas keadilan dan orang-orang Minnesota berhak untuk hidup aman," katanya.

Floyd tewas setelah lehernya ditindih menggunakan lutut polisi yang membekuknya. Korban telah berteriak beberapa kali tak bisa bernapas, namun polisi itu tak juga melepaskannya.

Aksi sang polisi terekam kamera yang kemudian diunggah ke media sosial hingga menjadi viral. Demonstrasi mengencam peristiwa ini jug berlangsung di kota lain di antaranya New York, Los Angeles, dan Memphis.

Pascaviralnya video, polisi bersangkutan dan tiga rekannya yang terlibat dipecat dan menjalani proses hukum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Internasional
18 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
6 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
21 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal