Houthi Serang Ibu Kota Arab Saudi Gunakan Empat Drone Bersenjata 

Djairan
Kelompok pemberontak Houthi mengklaim meluncurkan serangan ke sejumlah target penting di Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh menggunakan empat drone bersenjata, Kamis (1/4/2021). (Foto: Arab News).

RIYADH, iNews.id - Kelompok pemberontak Houthi mengklaim meluncurkan serangan ke sejumlah target penting di Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh menggunakan empat drone bersenjata, Kamis (1/4/2021). Pada hari yang sama, koalisi militer pimpinan Arab Saudi mengklaim berhasil menggagalkan serangan rudal balistik oleh Houthi. 

Serangan itu disebut berhasil digagalkan sebelum menyerang warga sipil di Marib, Yaman. Koalisi juga mengatakan landasan peluncuran yang digunakan untuk meluncurkan rudal juga berhasil dihancurkan.

"Serangan milisi Houthi di Marib menargetkan dan membahayakan nyawa jutaan warga sipil," ujar juru bicara koalisi dalam pernyataan resmi. 

Diketahui, Houthi yang berpihak kepada Iran menolak usulan gencatan senjata diajukan oleh Riyadh bulan lalu. Proposal tersebut diklaim tidak termasuk pencabutan blokade udara dan laut yang diberlakukan oleh koalisi militer pimpinan Arab Saudi, terutama di Yaman utara.

Arab Saudi dan Amerika Serikat mendesak Houthi untuk menerima inisiatif gencatan yang sebaliknya diklaim mencakup pembukaan kembali Bandara Sanaa, dan mengizinkan impor bahan bakar dan makanan melalui Pelabuhan Hodeidah. Baik Sanaa maupun Hodeidah, keduanya berada di bawah kendali Houthi.

Melansir Reuters, Kamis (1/4/2021), konflik yang kini sedang bergejolak dipandang sebagai perang proksi antara Arab Saudi dan Iran, yang disebut-sebut oleh PBB telah menyebabkan krisis kemanusiaan terbesar di dunia. PBB menyebut situasi itu memperparah kondisi Yaman menuju kelaparan besar.

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi diketahui melakukan intervensi di negara tersebut pada 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional setelah digulingkan dari ibu kota Sana'a oleh Houthi. Hal itu membuat Houthi tak henti-hentinya menyerang Arab Saudi hingga saat ini.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratusan Pejabat Berbagai Negara Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Teheran, Ada Pejabat Saudi

57 tahun lalu

KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam

57 tahun lalu

Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya

57 tahun lalu

Diperiksa KPK 4 Jam, Eks Menpora Dito Ariotedjo Dicecar soal Kunjungan ke Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal