MEXICO CITY, iNews.id - Venezuela meragukan keaslian video serangan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) terhadap sebuah kapal yang diduga membawa narkoba. Kapal tersebut berlayar dari pelabuhan di Venezuela lalu ditembak hingga meledak dan terbakar, menewaskan 11 orang, Selasa (2/9/2025).
Menteri Komunikasi dan Informasi Venezuela Freddy Nanez mengatakan video menunjukkan pasukan AS menghancurkan kapal pengedar narkoba dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio pada Selasa mengatakan, militernya melancarkan serangan terhadap kapal di Karibia selatan yang membawa muatan narkoba.
"Tampaknya Marco Rubio terus berbohong kepada presidennya. Setelah memojokkan, dia kini menunjukkan video AI sebagai bukti (yang telah dikonfirmasi). Hentikan hasutan perang dan percobaan mengotori tangan Presiden Donald Trump dengan darah," kata Nanez, di Telegram.
Hasil penelusuran menemukan indikasi yang konsisten dengan penggunaan teknologi AI pada rekaman video tersebut, termasuk efek ledakan yang disederhanakan dan menyerupai animasi, detail air yang tidak alami.