Heboh Video Militer AS Ngebom Kapal Diduga Bawa Narkoba, Venezuela: Rekayasa!

Anton Suhartono
Venezuela meragukan keaslian video serangan Angkatan Laut AS terhadap sebuah kapal yang diduga membawa narkoba (Foto: Truth Social/Donald Trump)

MEXICO CITY, iNews.id - Venezuela meragukan keaslian video serangan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) terhadap sebuah kapal yang diduga membawa narkoba. Kapal tersebut berlayar dari pelabuhan di Venezuela lalu ditembak hingga meledak dan terbakar, menewaskan 11 orang, Selasa (2/9/2025).

Menteri Komunikasi dan Informasi Venezuela Freddy Nanez mengatakan video menunjukkan pasukan AS menghancurkan kapal pengedar narkoba dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio pada Selasa mengatakan, militernya melancarkan serangan terhadap kapal di Karibia selatan yang membawa muatan narkoba. 

"Tampaknya Marco Rubio terus berbohong kepada presidennya. Setelah memojokkan, dia kini menunjukkan video AI sebagai bukti (yang telah dikonfirmasi). Hentikan hasutan perang dan percobaan mengotori tangan Presiden Donald Trump dengan darah," kata Nanez, di Telegram.

Hasil penelusuran menemukan indikasi yang konsisten dengan penggunaan teknologi AI pada rekaman video tersebut, termasuk efek ledakan yang disederhanakan dan menyerupai animasi, detail air yang tidak alami.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal