NEW DELHI, iNews.id - Umat Islam India dibuat gusar dengan maraknya penangkapan sejak sebulan terakhir. Pemicunya hanya karena tulisan "I Love Mohammed" atau "Saya Cinta Nabi Muhammad" pada kaos, tembok, atau media lainnya.
Bahkan polisi memburu orang yang menulis kalimat yang sama di tempat umum, seperti pasar serta dalam posting-an di media sosial. Bukan hanya itu, polisi merobohkan rumah yang terdapat tulisan tersebut.
Pihak berwenang di beberapa negara bgian India menyatakan penulisan I Love Mohammed mengancam ketertiban umum.
Data LSM advokasi Asosiasi untuk Perlindungan Hak Sipil (APCR) India mengungkap, sejauh ini, setidaknya 22 kasus telah dilaporkan ke polisi, melibatkan lebih dari 2.500 Muslim. Dari jumlah itu 40 orang ditangkap di beberapa negara bagian, seluruhnya berada di wilayah yang dikuasai partai Perdana Menteri Narendra Modi, Partai Bharatiya Janata (BJP).
Kejadian bermula pada 4 September, saat umat Islam di Kota Kanpur, Negara Bagian Uttar Pradesh, merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Umat Islam memeriahkan perayaan di lingkungan masing-masing dengan papan bertulis, "I Love Mohammed". Sekitar 20 persen penduduk Kanpur beragama Islam.