Nunez menambahkan pihaknya menyelidiki dugaan dengan insiden serupa di masa lalu yakni terkait dengan campur tangan asing. Namun polisi menerapkan kehati-hatian tingkat tinggi.
Kejaksaan Paris sebelumnya mengungkap, kepala babi ditemukan pada setidaknya dua masjid di Paris serta satu masjid di luar batas kota. Satu kasus yang sama ditemukan di luar sebuah masjid di bagian utara Paris. Namun pada kasus ini, kepala babi dimasukkan ke dalam koper.
Pelaku menulis kata "Macron" dengan warna biru di salah satu lokasi, merujuk pada Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Menteri Dalam Negeri Bruno Retailleau mengutuk tindakan tersebut.
"Saya ingin sahabat-sahabat Muslim bisa menjalankan keyakinan mereka dengan damai. Saya paham mereka merasa tersakiti," katanya.
Prancis merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di Eropa, yakni lebih dari 6 juta jiwa.