Heboh di Selandia Baru, Mahasiswa Meninggal di Asrama tapi Baru Diketahui 2 Bulan Kemudian

Anton Suhartono
Mahasiswa di Selandia Baru meninggal di asrama, namun baru diketahui 2 bulan kemudian (Ilustrasi, Foto: AFP)

WELLINGTON, iNews.id - Publik Selandia Baru digemparkan dengan kasus meninggalnya seorang mahasiswa Universitas Canterbury, Christchurch. Pasalnya tak ada yang mengetahui kematian pria yang tak disebutkan identitasnya itu sampai 2 bulan setelah kejadian.

Jasadnya ditemukan polisi pada awal pekan ini di kamar asrama setelah ada laporan dari penghuni lain mengenai bau menyengat dari arah kamar korban. Dari pemeriksaan di tempat kejadian diketahui korban sudah meninggal selama 2 bulan.

Kasus ini mengejutkan Negeri Kiwi itu dan menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana bisa seseorang meninggal dan tidak ada yang mengetahui, bahkan teman asrama dan keluarganya.

Campus Living Villages (CLV), perusahaan Australia yang mengelola asrama Universitas Canterbury, mengatakan, keluarga korban berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

"Jika ada sesuatu yang perlu diubah dalam cara kami memberikan pelayanan, saya jamin perusahaan akan melakukannya," kata John Schroder, direktur pengelola CLV, dikutip dari Reuters, Kamis (26/9/2019).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Pembunuh 51 Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Ajukan Banding, Bawa-Bawa Trump

Megapolitan
2 hari lalu

Viral Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora Jakbar, Polisi Turun Tangan

Megapolitan
2 hari lalu

Viral Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora Jakbar, Warga Resah

Nasional
7 hari lalu

Ogah Bayar Makan dan Aniaya Kekasih, WNA Selandia Baru Diusir dari Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal