Hassaan Shahawy, Muslim Pertama Terpilih Jadi Presiden Harvard Law Review

Djairan
Hassaan Shahawy. (Foto: Reuters)

Tiga anggota Mahkamah Agung AS yang saat ini menjabat, dulunya adalah editor di Harvard Law Review. Tak terkecuali mendiang hakim agung AS Ruth Bader Ginsburg—yang meninggal pada September 2020—serta mantan hakim agung Antonin Scalia, juga pernah memegang posisi itu.

Shahawy lulus dari Harvard sebagai sarjana pada 2016, dengan gelar di bidang Sejarah dan Studi-Studi Timur Dekat. Dia kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Oxford sebagai penerima Beasiswa Rhodes untuk mengejar gelar doktor dalam Studi Oriental, di samping mempelajari hukum Islam.

Shahawy, yang aktif bekerja dengan populasi pengungsi serta berbagai hal terkait reformasi peradilan pidana, mengaku ingin menjadi pengacara untuk kepentingan publik atau sebagai akademikus ke depannya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Internasional
2 hari lalu

Kilang Minyak AS di Lousiana Meledak, Penyebab Masih Misterius

Internasional
2 hari lalu

Konflik AS-Iran Pecah Lagi, Trump: Iran Permainkan Kita!

Internasional
2 hari lalu

Mengejutkan, Sebagian Besar Warga Spanyol Yakin AS-Israel Kalah Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal