Hampir 500.000 Bayi Baru Lahir Meninggal karena Polusi Udara pada 2019

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi bayi baru lahir. (Foto: Ist.)

“Kesehatan bayi sangat penting bagi masa depan setiap masyarakat, dan bukti terbaru ini menunjukkan risiko yang sangat tinggi bagi bayi yang lahir di Asia Selatan dan Sub-Sahara Afrika,” kata Presiden HEI, Dan Greenbaum, dilansir AFP, Rabu (21/10/2020).

“Meskipun telah terjadi penurunan ketergantungan rumah tangga pada bahan bakar berkualitas buruk secara perlahan dan stabil, polusi udara dari bahan bakar ini terus menjadi faktor kunci dalam kematian bayi baru lahir,” ucapnya.

Secara keseluruhan, laporan tersebut menemukan bahwa polusi udara menyebabkan 6,7 juta kematian di seluruh dunia pada 2019, menjadikannya penyebab utama kematian keempat setelah tekanan darah tinggi, penggunaan tembakau, dan risiko makanan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi

57 tahun lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

57 tahun lalu

Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar

57 tahun lalu

Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal