Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Anton Suhartono
Khaled Meshal menegaskan Hamas tak akan meletakkan senjata serta membiarkan wilayah Palestina diintervensi asing (Foto: AP)

Rakyat Palestina, lanjut Meshal, yang akan berkuasa di wilayahnya. 

"Gaza milik rakyat Gaza dan Palestina. Kami tidak akan menerima pemerintahan asing," ujarnya.

Hamas menggulirkan perjuangan bersenjata melawan pendudukan Israel atas wilayah Palestina. Mereka melancarkan serangan lintas batas ke Israel yang memicu perang 2 tahun lebih, dimulai pada 7 Oktober 2023.

Gencatan senjata di Gaza yang dimediasi Amerika Serikat (AS) kini telah memasuki fase kedua. Pada bagian ini, Hamas akan diminta melucuti senjata bersamaan dengan penarikan bertahap pasukan Israel.

Hamas berulang kali menegaskan, perlucutan senjata adalah garis merah, meski mengindikasikan bisa mempertimbangkan menyerahkan senjata kepada otoritas pemerintahan Palestina di masa depan.

Para pejabat Israel mengatakan Hamas masih memiliki sekitar 20.000 pejuang dan sekitar 60.000 senapan serbu Kalashnikov.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

57 tahun lalu

Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal