Hamas Tegaskan Akan Tetap Kuasai Gaza usai Perang dengan Israel

Muhammad Fida Ul Haq
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh tegaskan Gaza tanpa Hamas hanyalah khayalan (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id - Amerika Serikat dan Israel berharap Gaza dipimpin kelompok Fatah yang memimpin kawasan lain Palestina, Tepi Barat. Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh menegaskan rencana itu hanya khayalan.

"Setiap pengaturan di Gaza atau dalam masalah Palestina tanpa Hamas atau faksi perlawanan adalah khayalan," kata Haniyeh seperti dikutip dari AFP, Kamis (14/12/2023).

Pernyataan Haniyeh ini muncul sehari setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa ia tidak akan mengizinkan kelompok teroris memimpin Gaza.

Namun, Haniyeh mengatakan bahwa ia terbuka untuk pembicaraan untuk mengakhiri serangan Israel dan mengatur pemerintahan di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Dia menyatakan Hamas siap untuk berbicara yang dapat mengarah pada jalur politik yang menjamin hak rakyat Palestina untuk negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Ia menyambut baik upaya Arab Saudi dan negara-negara Timur Tengah untuk menghentikan perang di Gaza.

Ia juga mengajak negara-negara Arab untuk menggunakan semua opsi yang ada untuk menghentikan perang.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Israel Bom Tenda Pengungsi Gaza, 6 Orang Tewas 10 Luka termasuk Anak-Anak

57 tahun lalu

Biadab! Tentara Israel Bunuh Bayi Palestina Umur 7 Bulan di Tepi Barat

57 tahun lalu

Uni Eropa Kutuk Rencana Netanyahu Rebut 70% Wilayah Gaza

57 tahun lalu

Netanyahu Perintahkan Militer Israel Kuasai 70% Wilayah Gaza, Ini Kata Hamas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal