Hamas: Tak Ada Kesepakatan Apa pun selama Israel Enggan Tarik Penuh Pasukan dari Gaza

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Israel berjalan di tengah kota yang sudah hancur di Jalur Gaza dalam perang dengan pejuang Hamas, Januari lalu. (Foto: Reuters)

Berdasarkan rencana itu, Hamas dan Israel akan melakukan negosiasi pada fase yang sama mengenai gencatan senjata permanen yang menurut Biden akan bertahan sepanjang Hamas memenuhi komitmennya.

Pada tahap kedua, Biden mengatakan akan ada pertukaran seluruh tawanan Israel yang masih hidup, termasuk tentara laki-laki zionis. Pada saat itu, pasukan Israel akan mundur dari Gaza, dan gencatan senjata permanen akan dimulai.

Sayangnya, kata Hamdan, Israel hanya menginginkan satu fase, yaitu ketika mereka berhasil mengambil semua tawanan dari Gaza, lalu melanjutkan lagi agresi dan perang mereka terhadap rakyat Palestina. "Kami meminta para mediator untuk memperoleh posisi yang jelas dari pendudukan Israel agar berkomitmen terhadap gencatan senjata permanen dan penarikan penuh (pasukannya dari Gaza)," ujar Hamdan.

Hamas sebelumnya mengatakan pihaknya menyambut positif isi proposal Biden tersebut. Dan Amerika Serikat menyatakan pada Minggu bahwa jika Hamas menerima rencana yang diusulkan sang presiden maka Israel diperkirakan juga akan mengikutinya.

Tahap ketiga dalam proposal tersebut akan mencakup rencana rekonstruksi besar-besaran untuk Gaza yang telah hancur lebur akibat perang selama delapan bulan, dan pengembalian jenazah tawanan Israel yang tewas kepada keluarga mereka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Gempur Lagi, Pemicunya Kapal Tanker Diserang

57 tahun lalu

Acuhkan Pengumuman Gencatan Senjata Trump, Israel Terus Bombardir Lebanon

57 tahun lalu

Iran Ngamuk, Gempur Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Kuwait

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal