Hamas Setuju Damai, Israel Hentikan Operasi Merebut Gaza

Anton Suhartono
Pemerintah Israel memutuskan untuk menghentikan operasi militer merebut Gaza (Foto: AP)

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menambahkan, pemerintah kini bersiap menjalankan tahap pertama rencana Trump yang mencakup pembebasan semua sandera Israel.

Larangan untuk merebut Gaza sesuai dengan poin ke-16 dari 20 poin rencana perdamaian yang diusulkan Trump.

"Israel tidak akan menduduki atau mencaplok Gaza. Seiring ISF membangun kendali dan stabilitas, (militer Israel) akan mundur berdasarkan standar, batas, dan kerangka waktu terkait demiliterisasi yang akan disepakati antara (militer Israel), ISF (Pasukan Stabilisasi Internasional), para penjamin, dan Amerika Serikat, dengan tujuan menciptakan Gaza yang aman dan tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel, Mesir, atau warganya," demikian isi proposal. 

Militer Israel juga diharuskan menyerahkan wilayah Gaza yang didudukinya kepada ISF secara bertahap, sesuai kesepakatan yang akan mereka buat dengan otoritas transisi.

Hamas pada Jumat malam secara resmi menyampaikan persetujuan atas beberapa poin utama dalam rencana perdamaian tersebut. Kelompok perlawanan itu menyatakan siap membebaskan seluruh sandera Israel, baik yang masih hidup maupun yang telah tewas, serta menyerahkan kendali pemerintahan Gaza kepada badan teknokratis Palestina yang independen.

Dalam pernyataan di Telegram, Hamas menegaskan bahwa masa depan Jalur Gaza dan hak-hak rakyat Palestina harus diputuskan berdasarkan persatuan nasional dan sesuai hukum serta resolusi internasional yang berlaku.

Seorang pejabat Palestina mengungkapkan kepada Anadolu bahwa Hamas juga telah meminta klarifikasi atas sejumlah klausul dalam proposal Trump. Meski begitu, langkah ini dianggap sebagai titik balik penting yang membuka jalan bagi gencatan senjata bersejarah di Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

2 hari lalu

Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas

3 hari lalu

Kejam! Israel Akan Kelilingi Penjara Tahanan Palestina dengan Banyak Buaya

3 hari lalu

Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal