Hamas memastikan tidak akan ada lagi pembebasan tawanan Israel sampai terwujudnya gencatan senjata di Gaza. Hal tersebut diungkapkan oleh wakil ketua gerakan pejuang Palestina itu, Saleh al-Arouri, kepada stasiun TV Aljazirah, Sabtu (2/12/2023).
Dia mengatakan, para sandera yang masih ditawan oleh Hamas saat ini adalah tentara Israel dan warga sipil yang sebelumnya bertugas di militer Israel. Menurutnya, para tawanan itu tidak akan dibebaskan kecuali ada gencatan senjata dan seluruh tahanan Palestina juga dibebaskan.
“Biarkan perang berjalan sebagaimana mestinya. Keputusan ini bersifat final. Kami tidak akan berkompromi,” kata Arouri.