Hamas Masih Sanggup Beri Gaji PNS Gaza meski Wilayahnya Hancur Lebur

Anton Suhartono
Hamas ternyata masih sanggup membayar gaji para PNS di Jalur Gaza meski wilayah itu hancur lebur akibat serangan Israel (Foto: AP)

Dia lalu memberikan diri pergi ke lokasi yang ditentukan pada waktunya dan mengungkapkan rasa lega ketika mengetahui bahwa orang yang mennggunya dia kenal baik sebagai pegawai pemerintahan Hamas.

"Dia memberi saya 1.000 shekel (sekitar Rp4,9 juta)," kata pria 39 tahun itu, seraya menambahkan itu hanya sebagian dari gajinya totanya sebelum perang sebesar 2.900 shekel.

Bukan hanya Karim, para PNS lain, juga masih menerima gaji meski tertunda dan jumlahnya tak sebesar pada kondisi normal.

Metode pemberian gajinya pun mirip-mirip seperti dialami Karim.

Alaa (nama samaran), seorang guru sekolah negeri di Kota Gaza, terakhir kali menerima gaji pada Juni. Ibu lima anak itu menerima SMS yang memintanya pergi sebuan penampungan pengungsi di Gaza utara.

Ketika tiba, sekolah baru saja dibom dan orang suruhan Hamas yang bertugas membagikan gaji tidak berada di lokasi. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal