Data pribadi Medibank yang dibobol kemungkinan termasuk individu paling berpengaruh dan kaya di negara itu.
Sementara itu CEO Medibank David Koczkar mengecam praktik pemerasan ini menyebutkan sebagai tindaka yang memalukan.
“Menjadikan senjata informasi pribadi banyak orang dengan tujuan memeras adalah berbahaya dan serangan paling rentan terhadap masyarakat kita,” katanya.