"Kami merasakan kesedihan keluarganya, dan kami akan mengenang dengan penuh kasih seorang pria yang mengabdikan dirinya pada pendidikan," ujarnya dikutip dari Arab News, Sabtu (28/11/2020).
"Dia adalah seorang guru pekerja keras, rajin, dan setia untuk memajukan proses pendidikan."
"Dia lembut dan rendah hati, meninggalkan warisan seolah-olah sudah lama dikenal orang," lanjutnya.
Sosok guru berdedikasi tinggi
Para siswa Hassan yang berduka berkumpul di Lembaga Amal untuk Penghafal Al-Quran dan Asosiasi Ehssan untuk sama-sama mendoakan guru mereka yang telah berpulang.
Rekan Hassan, Mohammed Al-Sifyan, menggambarkannya sebagai orang baik yang memiliki "moral tinggi dan senyum hangat.
"Hubungannya dengan semua orang didasarkan pada cinta, dan kami mengenalnya sebagai guru yang mencintai pekerjaan, kolega, dan muridnya serta mengabdikan diri pada pekerjaannya," katanya.
Pihak keluarga tidak mendesak proses otopsi untuk mencari tahu penyebab kematian Hassan. Mereka sudah menerima kepergian orang yang dicintainya itu.