Gurame Selamat dari Kematian Massal Ikan, Warga Australia Jengkel

Nathania Riris Michico
Ilustrasi ikan gurame. (Foto: PA)

"Ikan kod menjadi predator utama selama 15 tahun dan jumlahnya mulai berkembang," ujar Casey.

"Tanpa predator utama, maka ikan hama seperti gurame pasti berkembang biak dengan cepat," tambahnya.

Allnutt, sementara itu, mengatakan gurame merupakan spesies destruktif dan agresif yang jika dibiarkan berkembang akan mendominasi 80 persen biomassa di ekosistem air tawar.

Casey sendiri pada akhir pekan lalu melihat banyak ikan gurame yang bertahan di antara ribuan ikan lainnya yang mati massal.

"Mereka nantinya akan jauh lebih sulit ditangani," katanya.

Ketua Asosiasi Pariwisata Menindee, Rob Gregory, mengaku sedih jika Darling River menjadi rumah bagi ikan-ikan gurame.

"Hanya akan ada ikan gurame yang tersisa," ujar Gregory.

"Untuk bisa kembali seperti semula akan butuh waktu seumur hidup. Tidak diragukan lagi," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
13 jam lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
16 jam lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
17 jam lalu

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama Indonesia-Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal