Gunung Berapi Filipina Muntahkan Abu, Ribuan Warga Dievakuasi dan Penerbangan Terganggu

Nathania Riris Michico
Petir menyambar ketika kolom abu mengelilingi kawah Gunung Berapi Taal saat meletus pada 12 Januari. (Foto: Ezra Acayan / Getty Images)

Letusan terakhir Taal adalah pada 1977.

Abu setinggi satu kilometer terlihat dan beberapa getaran vulkanik di sekitar gunung berapi, yang populer di kalangan wisatawan karena pemandangannya yang indah.

Kantor bencana setempat mengevakuasi lebih dari 2.000 penduduk yang tinggal di pulau vulkanik. Para pejabat juga akan memerintahkan evakuasi orang-orang yang tinggal di pulau lain di dekatnya jika situasinya memburuk.

"Abu telah mencapai Manila, berbahaya bagi orang-orang jika mereka menghirupnya," kata pejabat, kepada AFP.

Gempa bumi dan aktivitas vulkanik sering terjadi di Filipina karena posisinya di "Cincin Api" Pasifik.

Pada Januari 2018, Gunung Mayon menggusur puluhan ribu orang setelah memuntahkan jutaan ton abu, batu, dan lava di wilayah Bicol pusat.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

Hasto PDIP Hadiri Forum CALD di Filipina, Serukan Penguatan Demokrasi

Internasional
18 hari lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Internasional
18 hari lalu

Filipina Darurat Energi: Banyak Pesawat Tak Bisa Terbang karena Harga Bahan Bakar Naik 100%

Internasional
18 hari lalu

Breaking News: Filipina Tetapkan Status Darurat Energi Dampak Konflik Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal