Gugus Tempur Kapal Induk AS USS Nimitz Tiba di Karibia, Siap Serang Kuba?

Anton Suhartono
Kapal induk Amerika Serikat USS Nimitz tiba di perairan Karibia, Rabu (20/5) (Foto: US Navy via AP)

WASHINGTON, iNews.id - Kapal induk Amerika Serikat USS Nimitz tiba di perairan Karibia, Rabu (20/5/2026), di tengah potensi serangan militer AS terhadap Kuba. Komando Selatan AS menyatakan, gugus tempur kapal induk USS Nimitz, bersama kapal-kapal perang pendukung, dalam kondisi siap siaga.

“Kapal induk USS Nimitz (CVN 68), Sayap Udara Kapal Induk 17 (CVW-17) di dalamnya, USS Gridley (DDG 101) dan USNS Patuxent (T-AO 201) merupakan simbol kesiapan dan kehadiran, jangkauan serta daya hancur tak tertandingi, serta keunggulan strategis,” bunyi pernyataan Komando Selatan, di media sosial X, dikutip Rabu (21/5/2026).

Disebutkan, USS Nimitz telah membuktikan kemampuan tempurnya di seluruh dunia, memastikan stabilitas, dan membela demokrasi, mulai dari Selat Taiwan hingga Teluk Arab.

Pengerahan USS Nimitz berlangsung pada hari yang sama saat pemerintahan Presiden Donald Trump mengumumkan tuntutan pidana terhadap mantan Presiden Kuba, Raul Castro. Dia dituduh berperan dalam penembakan dua pesawat sipil milik kelompok hak sipil, Brothers to the Rescue, pada 1996. Serangan itu menewaskan empat orang, termasuk tiga warga AS.

Trump berulang kali mengatakan Kuba akan menjadi target selanjutnya setelah operasi militer terhadap Iran. Dia juga mengeklaim pemerintahan Kuba segera runtuh.

Sementara itu Presiden Kuba Miguel Daaz-Canel menegaskan tak gentar dengan ancaman Kuba. Negaranya memiliki hak mutlak dan sah untuk membela diri terhadap serangan dari pihak mana pun.

Dia juga memperingatkan AS, setiap agresi akan menyebabkan pertumpahan darah dengan konsekuensi yang tak terhitung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Terungkap! Trump Tunda Serang Iran karena Pelaksanaan Haji

Internasional
5 jam lalu

Iran Siapkan Senjata Baru Perang Lawan AS-Israel: Belum Pernah Digunakan Sebelumnya

Internasional
1 hari lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

Internasional
1 hari lalu

Trump Klaim Hancurkan Kekuatan Militer Iran: AL dan AU Mereka Lenyap!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal