Greenland Tolak Jadi Bagian Amerika: Berhenti Remehkan Kami!

Anton Suhartono
Para pemimpin 5 partai politik Greenland mengirim pesan kepada Donald Trump, tak ingin menjadi warga Amerika Serikat (Foto: AP)

“Kita harus kembali menyerukan agar dialog tersebut terus didasarkan pada diplomasi dan prinsip-prinsip internasional,” demikian isi pernyataan.

Pertemuan parlemen Greenland Inatsisartut akan dimajukan untuk memastikan bahwa debat politik yang adil dan menyeluruh masih berlangsung dan hak-hak rakyat dijamin.

Trump, saat berbicara di Gedung Putih pada Jumat lalu, mengatakan: pemeritahannya akan melakukan apa pun untuk merebut Greenland, suka atau tidak suka.

"Karena jika kita tidak melakukannya, Rusia atau China akan mengambil alih Greenland, dan kita tidak akan pernah bertetangga dengan Rusia atau China,” ujarnya.

Trump juga menegaskan kemungkinan mengerahkan kekuatan militer untuk merebut Greenland.

“Saya ingin membuat kesepakatan dengan cara mudah, tapi jika tidak bisa melakukannya dengan cara mudah, kita akan melakukannya dengan cara yang sulit,” katanya.

Pernyataan Trump tersebut menuai kecaman luas. Beberapa negara Eropa memperingatkan langkah tersebut dapat berarti bubarnya aliansi pertahanan trans-Atlantik NATO.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Iran Lagi: Kami Akan Serang Lebih Keras!

57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal