Geram terhadap Rusia, Politikus AS Serukan Pembunuhan Presiden Putin

Umaya Khusniah
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

"Satu-satunya orang yang dapat memperbaiki ini adalah orang-orang Rusia. Mudah dikatakan, sulit dilakukan. Kecuali jika Anda ingin hidup dalam kegelapan semumur hidup, terisolasi dan miskin dari seluruh dunia. Anda perlu harus bertindak dalam menanggapi krisis," tulisnya.

Perang Rusia di Ukraina dimulai pada Kamis (24/2/2022). Tindakan Rusia memicu kemarahan internasional. Uni Eropa, AS dan Inggris merupakan beberapa negara yang menerapkan sanksi keuangan keras terhadap Moskow.

Menurut angka PBB, 227 warga sipil telah tewas dan 525 terluka di Ukraina sejak awal perang. Namun, pihak berwenang Ukraina menyebutkan jumlah korban tewas lebih dari 2.000 orang.

Selain itu,  menurut Badan Pengungsi PBB menyebut lebih dari 1 juta orang telah meninggalkan Ukraina menuju negara-negara tetangga guna mencari keamanan. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

57 tahun lalu

Motif Mantan Istri Dalangi Pembunuhan WN Korsel di Tambun Bekasi, Dendam-Ingin Kuasai Harta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal