Geram Disebut sebagai Negara Apartheid, Israel Panggil Dubes Prancis

Umaya Khusniah
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Kementerian Luar Negeri Israel memanggil duta besarPrancis pada Kamis (27/5/2021) atas Menteri Luar Negeri, Jean-Yves Le Drian. Sebelumnya, Menlu Prancis Le Drian sebut situasi di Israel memiliki benih-benih Apartheid yang awet.

"Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi memanggil Duta Besar Prancis, Eric Danon menyusul pernyataan menteri luar negeri Prancis yang mengkritik Israel," tulis harian Israel Maariv seperti dikutip aa.com.tr.

Dalam berita tersebut, Ashkenazi mengatakan pernyataan menteri luar negeri Prancis secara kategoris tidak dapat diterima. Israel mengharapkan pejabat dari negara sahabat untuk tidak mengekspresikan diri mereka dengan cara yang tidak bertanggung jawab yang pada akhirnya akan meningkatkan gerakan anti-Israel.

Pada akhir pekan lalu, Le Drian berkomentar tentang bentrokan baru-baru ini antara Arab-Israel dan Israel di kota-kota Israel. 

"Eskalasi seperti itu jelas menunjukkan bahwa jika di masa depan, kita memiliki solusi selain solusi dua negara, juga akan memiliki benih-benih apartheid yang tahan lama,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

57 tahun lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

57 tahun lalu

Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!

57 tahun lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Dekat Hotel Tempat Macron Menginap di Damaskus Suriah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal