Geram AS Rangkul India, China Sebut Pola Pikir Menlu Mike Pompeo Licik

Arif Budiwinarto
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Webin (foto: Global Times)

"Kami mendesak Pompeo untuk meninggalkan mentalitas perang dingin, pola pikir zero-sum, dan berhenti berbicara tenang ancaman China," kata Wang dikutip dari Russia Today, Rabu (28/10/2020).

Rencana AS isolasi China di kawasan Asia

Selain India, Pompeo yang didampingi Menteri Pertahanan AS, Mark Esper juga akan mengunjungi Sri Lanka, Maladewa dan Indonesia di tengah meningkatnya aktivitas Beijing di kawasan tersebut.

AS ingin meningkatkan kerja sama dengan negara-negara yang berselisih paham dengan China serta menjadi semakin tegas dalam tujuannya untuk mengisolasi Beijing.

Washington secara terang-terangan mendukung perjuangan India yang bermasalah dengan China di perbatasan Ladakh, Himalaya, serta berada di belakang Taiwan yang terus diprovokasi militer Beijing sejak tahun lalu.

Kesepakatan Pertukaran dan Kerja Sama Dasar (BECA) yang disepakati bersama AS memungkinkan India mendapatkan akses ke data presisi realtime dan gambar topografi dari satelit militer AS. Ini akan dimanfaatkan India memantau sengketa perbatasan yang sedang berlangsung dengan China.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
4 jam lalu

Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?

4 jam lalu

Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah

8 jam lalu

Iran Deklarasikan Perang Skala Penuh Lawan AS

14 jam lalu

Konflik Memanas, Houthi Terapkan Blokade Laut Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal