Gencatan Senjata Perang Tarif, China Terima Pesawat Boeing Lagi

Anton Suhartono
China akhirnya menerima kembali pesawat Boeing setelah menolak pengiriman buntut perang tarif dengan AS(Foto: AP)

BEIJING, iNews.id - China akhirnya menerima kembali pesawat Boeing setelah menghentikan pengiriman sejak sebulan. Seluruh maskapai China diperintah oleh pemerintah untuk tidak menerima pengiriman pesawat Boeing.

Kebijakan keras itu diterapkan sebagai pembalasan atas pemberlakuan tarif 145 persen pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap produk China.

Selain itu harga pesawat dari produsen AS, termasuk Boeing, melonjak drastis setelah China juga menerapkan tarif tinggi untuk produk impor AS yakni 125 persen.

Kedua negara pada Senin (12/5/2025) sepakat untuk melakukan "gencatan senjata" perang tarif dengan mengurangi besarannya secara signifikan selama 90 hari mendatang. AS menurunkan tarif dari 145 menjadi 30 persen, sementara China memangkas tarif impor produk AS dari 125 menjadi 10 persen.

Dalam pernyataan bersama, kedua pemerintah mengakui pentingnya hubungan perdagangan berkelanjutan, jangka panjang, dan saling menguntungkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
41 menit lalu

Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya

55 menit lalu

Menteri PU soal Nama Istri-Anak di Surat Kunker AS: Cuma untuk Urus Visa

1 jam lalu

Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!

2 jam lalu

LiuGong Jadikan Indonesia Basis Produksi Alat Berat Elektrik Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal