Gencatan Senjata Dimediasi AS Gagal, Menlu Pompeo Hubungi PM Armenia dan Presiden Azerbaijan

Anton Suhartono
Mike Pompeo mendesak PM Armenia dan Presiden Azerbaijan mencari solusi diplomatik terkait pertempuran di Nagorno-Karabakh (Foto: AFP)

Dalam perkembangan terbaru, Armenia menyatakan pasukan separatis Nagorno-Karabakh telah ditarik dari kota strategis yang berada dekat perbatasan Iran. Ini merupakan keuntungan bagi Azerbaijan.

Komunitas internasional berupaya mencegah perang Armenia dan Azerbaijan yang bisa meluas, kemungkinan melibatkan kekuatan Turki, yang merupakan sekutu Azerbaijan, serta Rusia, yang memiliki perjanjian pakta pertahanan dengan Armenia.

Selain itu, wilayah konflik berada dekat dengan jaringan pipa minyak dan gas dari Azerbaijan ke pasar internasional.

Kementerian pertahanan Nagorno-Karabakh yang dikuasai separatis Armenia menyatakan, hingga Selasa 1.009 orang tewas. Sementara Azerbaijan tidak mengungkap korban dari pihak militer. Meski demikian Rusia memperkirakan setidaknya 5.000 orang dari kedua pihak tewas sejak pertempuran pecah pada 27 September.

Sesuai hukum internasional, Nagorno-Karabakh merupakan wilayah Azerbaijan, namun etnis Armenia mengklaimnya berdasarkan catatan sejarah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Eliano Reijnders Diincar Klub Azerbaijan, Persib Terancam Kehilangan Pemain Serba Bisa

57 tahun lalu

Nah, Kedubes Azerbaijan di Kiev Hancur akibat Terkena Rudal Ukraina bukan Rusia

57 tahun lalu

Serangan Rusia ke Ukraina Hancurkan Kedubes Azerbaijan

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Gempur Ibu Kota Kiev Ukraina, 6 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal