Gencatan Senjata di Gaza Akan Terwujud dalam Beberapa Hari?

Anton Suhartono
Ada sinyal positif dari pembicaraan gencatan senjata yang tengah berlangsung antara Hamas dengan Israel (Foto: AP)

Kesepakatan sangat mungkin dicapai kecuali jika Israel membuat ulah dengan memberikan syarat baru secara tiba-tiba. Jika hal itu terjadi, mengindikasikan Israel tak punya keinginan untuk mengakhiri perang.

Pembicaraan putaran terbaru ini berlangsung setelah Donald Trump mengancam bahwa perang di Gaza harus berakhir sebelum dirinya dilantik sebagai presiden Amerika Serikat (AS) pada 20 Januari 2025. Pemerintahan Netanyahu tampaknya menanggapi serius ancaman itu.

Terlepas dari ancaman itu, Hamas telah sejak lama menegaskan komitmennya untuk menghentikan peperangan yakni sejak Presiden AS Joe Biden mengajuka  proposal pada Juli lalu. Namun usulan Biden kandas setelah Netanyahu secara tiba-tiba mengajukan syarat baru yakni kehadiran tentaranya di Koridor Philadelphi, garis perbatasan Gaza dengan Mesir pasca-gencatan senjata.

Hamas dengan tegas menolak syarat itu karena perbatasan dengan Mesir merupakan satu-satunya pintu masuk utama bantuan kemanusiaan ke Gaza dari luar.    

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal