Gencatan Senjata dengan Israel Belum Cukup, Palestina Harus Jadi Negara Merdeka

Anton Suhartono
Riad Al Malki (Foto: Reuters)

Dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB sebelumnya dia mengatakan, pesan dari pertemuan tersebut bukan hanya mengutuk kekejaman dan kejahatan Israel di Gaza, namun mengingatkan dunia akan perlunya memelihara serta membela Yerusalem, tempat yang juga disucikan umat Kristiani dan Yahudi.

Al Malki menuduh Israel berniat menghapus karakter multi-budaya dan multi-agama di Yerusalem.

"Kami menentang dan menolak itu dan kami akan terus berusaha mencegah hal itu terjadi," tuturnya.

Lebih lanjut dia menyoroti normalisasi hubungan antara beberapa negara Arab dengan Israel. Menurut dia, perdamaian Israel dengan Uni Emirat Arab cs tidak akan berpengaruh terhadap masa depan Yerusalem dan negara Palestina. Isu Yerusalem, kata dia, bukan sekadar masalah bagi Arab, tapi juga umat Islam di mana pun serta dunia internasional.

"Kami ingin melihat rakyat Palestina merdeka dan tinggal di negara Palestina merdeka dengan Yerusalem timur sebagai ibu kotanya," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
24 jam lalu

Iran Sudah Curiga Uni Emirat Arab Dukung Serangan AS-Israel sejak Awal

Internasional
24 jam lalu

Israel-Lebanon Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 45 Hari

Internasional
24 jam lalu

Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Israel Diam-Diam Gerogoti Wilayah Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal