Para ahli menegaskan, uji coba nuklir bawah tanah memang dapat menghasilkan getaran yang sangat mirip dengan gempa alami dan bahkan memicu gempa susulan kecil. Namun, wilayah Nevada juga dikenal aktif secara geologis sehingga aktivitas tersebut bisa saja murni fenomena alam.
Tanpa konfirmasi resmi, penyebab pasti rentetan gempa di sekitar fasilitas militer rahasia itu masih menjadi tanda tanya besar, terlebih terjadi di tengah meningkatnya ketegangan global akibat perang Iran.
Area 52 bersama dengan Area 51 selama puluhan tahun diyakini menjadi lokasi pengujian berbagai teknologi militer rahasia, termasuk riset persenjataan strategis. Wilayah terpencil di Gurun Nevada tersebut memang pernah digunakan sebagai lokasi uji coba nuklir pada era Perang Dingin.