“Berdasarkan basis data skenario tsunami lokal, ketinggian gelombang lebih dari 1 meter di atas permukaan air pasang normal diperkirakan akan terjadi dan mungkin lebih tinggi di teluk dan selat tertutup,” bunyi pernyataan Phivolcs, seperti dikutip dari Inquirer.
Menurut Phivolcs, gelombang tsunami pertama bisa tiba antara pukul 07.37 hingga 09.37 seraya menjelaskan aktivitas tsunami dapat berlangsung selama beberapa jam.
Gempa mengakibatkan layanan internet dan listrik terganggu di beberapa bagian Cotabato Selatan, Cotabato Utara, Sultan Kudarat, dan Sarangani.
Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa akibat gempa kuat tersebut.