Gelombang Panas Panggang 49 Provinsi di Turki, Warga Diminta Hati-Hati

Ahmad Islamy Jamil
Warga memanfaatkan air mancur di tengah kota untuk mendinginkan badan dari serangan gelombang panas (ilustrasi). (Foto: iNews.id/Dok.)

Hingga Rabu kemarin, waduk-waduk Istanbul hanya terisi 33,37 persen dari total kapasitasnya, atau lebih dari 289 juta meter kubik air. Selama dua minggu terakhir, kota tersebut telah mengonsumsi 3 juta hingga 3,5 juta meter kubik air per hari. 

Oleh karena itu, Istanbul sekarang hanya memiliki persediaan air selama 91 hari, atau 61 hari mengingat 25 persen cadangan air dapat menguap karena suhu panas.

Menurut pihak berwenang, tingkat air di waduk-waduk Istanbul telah menurun lebih dari 4 persen dalam dua minggu. Pada 2014 keterisian waduk hanya 17 persen, dan dalam delapan tahun berikutnya, levelnya berada di atas angka 52 persen.

Menurut prakiraan cuaca, tidak akan ada hujan di Istanbul dalam sepuluh hari ke depan. Suhu udara di kota itu diprediksi 30-32 derajat Celsius.

Wali Kota Istanbul, Ekrem Imamoglu, mendesak warganya untuk menghemat air di tengah musim panas yang kering ini. Pada Agustus tahun lalu, waduk-waduk di Istanbul terisi 62 persen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pesan Idul Adha, Erdogan Sebut Netanyahu Tiran

57 tahun lalu

Fenomena Hari Tanpa Hujan Picu Kekeringan di Bima hingga Karhutla di Lhokseumawe

57 tahun lalu

Momen 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla Tiba di Turki usai Bebas dari Israel

57 tahun lalu

Bebas dari Israel, 422 Aktivis Global Sumud Flotilla Diterbangkan ke Turki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal