"Niat Rusia yang disampaikan dengan jelas oleh Presiden Putin dan Menteri Luar Negeri Lavrov mengisyaratkan ambisi militer Kremlin tidak akan berubah sejak akhir 2021," ujarnya.
Dia menjelaskan, Rusia bisa saja menggunakan beberapa skenario yang perpecahan di NATO atau memancing keterlibatan AS dalam konflik sehingga dijadikan alasan untuk menyerang Polandia.
“Tujuan kita adalah membuat skenario yang paling mungkin terjadi, yaitu kita secara efektif mencegah Rusia melakukan agresi,” ujarnya.
Rusia selalu membantah rencana untuk menyerang NATO. Putin menyebut isu soal rencana Rusia menyerang Eropa Barat sebagai omong kosong. Tujuannya untuk membuat warga khawatir serta meningkatkan anggaran pertahanan di negara-negara Barat.
"Apa yang mereka katakan mengenai fakta bahwa kami akan menyerang Eropa setelah Ukraina adalah omong kosong belaka. itu semata-mata intimidasi untuk memeras uang rakyat mereka," kata Putin.