Gawat! Menlu India Sebut Pasukannya Berhadapan dengan Tentara China di Perbatasan Himalaya

Anton Suhartono
Ilustrasi pasukan India dan China berhadapan di perbatasan Ladakh (Foto: Sputnik)

Jaishankar menegaskan, pihaknya sudah menjelaskan kepada China tidak akan melanggar perjanjian damai.

"Anda tidak bisa melanggar kesepakatan dan ingin hubungan berlanjut seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Ini tidak bisa dipertahankan," tuturnya.

Masalah ini, lanjut Jaishankar, sudah dibahas bersama mitranya dari China, Qin Gang, di sela pertemuan menlu G20 di India bulan ini.

Kekerasan di Ladakh melibatkan pasukan India dan China menewaskan sedikitnya 24 orang pada 2020. Kedua pihak bentrok fisik di wilayah tersebut. China sempat menutupi jumlah korban tewas dari pihaknya namun kemudian merilisnya. Bentrok fisik terjadi lagi pada Desember namun tidak ada korban jiwa.

Kawasan perbatasan itu merupakan zona larangan senjata api sehingga bentrok yang terjadi murni perkelahian fisik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

LiuGong Jadikan Indonesia Basis Produksi Alat Berat Elektrik Global

2 hari lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

5 hari lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

5 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal