Gaun Digital Rp135 Juta yang Tak Ada di Dunia Nyata, Bakal Jadi Tren Masa Depan?

Nathania Riris Michico
Mary Ren mengenakan gaun digital yang dibelikan suaminya. (FOTO: doc. SHOGO KIMURA)

Mikalsen mengatakan Carlings sudah menjual 200-250 produk digital, tetapi pencarian di Instagram hanya menunjukkan empat orang yang telah membeli, tanpa keterlibatan dengan perusahaan.

Meskipun demikian, sebagian dari pakaian ini kemungkinan dapat juga dibagikan secara pribadi.

Amber Jae Slooten, salah satu pendiri dan desainer The Fabricant, mengakui kebanyakan penggunanya adalah kalangan industri yang memakai perangkat lunak CLO 3D untuk mengunduh pakaian mereka.

"Tetapi terdapat juga orang yang sangat ingin tahu bentuknya. Orang ingin memiliki produknya, terutama karena pakaian yang terjual seharga 9.500 dolar tersebut."

Marshal Cohen, analis utama bisnis eceran di perusahaan penelitian pasar NPD Group mengatakan kemunculan fesyen digital adalah sebuah gejala menakjubkan, tetapi dia masih belum meyakini pengaruh jangka panjangnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Hantavirus Makin Menyebar, Kini Terdeteksi di Amerika Serikat!

Internasional
17 jam lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Internasional
3 hari lalu

Kilang Minyak AS di Lousiana Meledak, Penyebab Masih Misterius

Internasional
3 hari lalu

Konflik AS-Iran Pecah Lagi, Trump: Iran Permainkan Kita!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal