Ganas! Iran Ternyata Hancurkan 16 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

Anton Suhartono
Iran dilaporkan menghancurkan sebagian besar fasilitas militer AS di Timur Tengah (Foto: AP)

Dia menambahkan militer Iran mampu mengidentifikasi fasilitas-fasilitas penting tersebut sebagai target paling hemat biaya untuk diserang. Sistem radar AS merupakan sumber daya paling mahal dan jumlahnya sangat terbatas di Timur Tengah.

Sumber pejabat lain menyebut skala kerusakan fasilitas militer AS sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya,” katanya.

Sementara itu gambar satelit yang diungkap dalam penyelidikan CNN mengungkap, militer Iran menargetkan instalasi radar canggih, infrastruktur komunikasi, hingga pesawat terbang.

Sistem-sistem tersebut terdiri atas peralatan mahal dan sulit diganti.

Pejabat anggaran Pentagon, Jules Hurst III, sebelumnya mengatakan kepada Kongres, konflik dengan Iran telah menelan biaya 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp433 triliun. Namun, sumber pejabat lain yang mengetahui masalah ini mengatakan, angkanya bakal membengkak hampir dua kali lipat menjadi 40 hingga 50 miliar dolar AS.

Bukan hanya itu, negara-negara sekutu AS di Teluk, tempat fasilitas militer berada, dilaporkan sangat terpengaruh oleh serangan tersebut. Mereka menyatakan keprihatinan atas penanganan konflik oleh AS. 

“Perang tersebut menunjukkan kepada kita bahwa aliansi dengan AS tidak bersifat eksklusif dan bukan tidak tergoyahkan,” kata sorang sumber pejabat Saudi, kepada CNN.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Ingin Ambil Alih Kuba, Trump Kerahkan Kapal Induk Terbesar AS

Internasional
2 jam lalu

Pangkalan-Pangkalan Militer Hancur Digempur Iran, Pejabat AS: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Internasional
3 jam lalu

Presiden Iran: Kepercayaan Kami dengan AS Sudah Hancur Total

Internasional
4 jam lalu

Trump: AS Segera Ambil Alih Kuba

Internasional
4 jam lalu

Tak Terima Disebut Kalah Negosiasi dari Iran, AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal