Dia menambahkan, penghuni panti jompo, tunawisma, dan lansia yang terisolasi secara sosial masih belum terjangkau secara konsisten di seluruh Eropa.
Para ahli mengatakan, gelombang panas yang menerjang Eropa pada 20-28 merupakan adalah yang paling parah yang tercatat. Gelombang panas tersebut memicu gangguan pada pembangkit listrik, merusak infrastruktur, serta membebani sistem perawatan kesehatan.
Suhu mencapai 40 derajat Celcius di beberapa negara Eropa selama periode tersebut.