Gagalnya Perundingan Damai Bukti Iran Tak Mau Tunduk kepada AS

Anton Suhartono
Buntunya perundingan damai di Pakistan membuktikan Iran tak mau tunduk atau menyerah pada tekanan Amerika Serikat (Foto: AI)

Dia melanjutkan, delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance berangkat dengan kayakinan yang keliru. Dalam konflik tersebut, kata dia, AS berkayakinan pihak yang bisa membuat musuh paling hancur lebur maka dialah pemenangnya. Oleh karena itu, AS merasa berada di atas angin dalam perundingan, sehingga bisa menekan Iran.

“Kegagalan pembicaraan di Islamabad sudah menjadi takdir. Tim AS memiliki banyak koneksi politik tapi kurang pengalaman dan keahlian. Sebaliknya, delegasi Iran terdiri dari diplomat berpengalaman dan ahli teknis,” ujarnya.

Iran dan AS menggelar pembicaraan damai di Islamabad pada 11-12 April, setelah Presiden Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama 2 minggu. Setelah 21 jam negosiasi, Vance mengumumkan AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan.

Sehari kemudian, Trump mengumumkan AS akan memblokade Selat Hormuz terhadap kapal-kapal dari mana pun. Dia menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk melacak dan mencegat seluruh kapal yang membayar uang tol kepada Iran untuk melewati Selat Hormuz.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Dari Blokade Selat Hormuz hingga Ancaman Tutup Laut Merah, Konflik AS-Iran Masuk Babak Baru

Internasional
9 jam lalu

Diam-Diam, AS-Hamas Berunding Langsung Bahas Masa Depan Perdamaian Gaza

Internasional
9 jam lalu

Trump Sebut AS-Iran Segera Berdamai: Harga Minyak Turun Drastis, Tak Ada Bencana Nuklir!

Internasional
12 jam lalu

AS Akan Buru Kapal-Kapal Tanker Iran di Mana pun, Bukan Hanya Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal